Minggu, 22 Juli 2012

Tetap disini

Kuberikan udara pagiku untukmu
Ditambah 5 menit waktu diamku sesaat setelah bangun
Kalau perlu kau ambil juga teh manisku
Dan air hangat untuk mandiku

Masih kurang juga?
Kuberikan jam makan siangku
Ditambah kudapan favoritku sampai gigitan terakhir
Kalau perlu habiskan sisa kupon makan siangku

Masih meminta lebih?
Kuberikan waktu santaiku di akhir pekan
Ditambah waktuku kencan dan jalan-jalan
Kalau perlu kau bawa mobilku dengan bensin penuh

Karena aku tak sanggup berdiri tanpamu
Karena aku tak mampu berjalan tanpamu
Tetap disini dan aku tak merasa kehilangan apapun

Sabtu, 21 Juli 2012

Ijinkan ku Meminta

Ijinkanku meminta
Sedikit ruang di hatimu tanpa goresan luka
dan masih merah alami tanpa pewarna
Untuk ku tata sedemikian rupa
Agar nyaman ditinggali atau sedikitnya dilihat
Oleh siapapun yang datang
Dengan hati penuh harapan nyata


Jumat, 20 Juli 2012

Hidup itu Sederhana

Hidup itu sederhana
Kalau tak pacaran kita sendiri
Kalau tak rindu kita lupa
Kalau tak cinta kita benci

Hidup itu sederhana
Kalau tak lurus kita belok
Kalau tak berhasil kita gagal
Kalau tak tertawa kita menangis

Hidup itu sederhana
Ada digital ada analog
Ada hitam ada putih
Ada kanan ada kiri

Yang buat susah, adalah jalan pikirmu
Membuat ada suatu yang diantara


Kamis, 19 Juli 2012

Menghilang diantara Waktu

Dirimu menghilang tanpa ragu
Seiring rasa yang tertutup abu
Antara hari dan minggu
Antara jarak dan waktu

Tak ada yang kehilangan
Tak ada yang mencari
Jejakmu perlahan terhapus
Seakan tak pernah memberi arti

Dirimu menghilang diantara waktu
Yang tak beri celah tuk mengadu

Rabu, 18 Juli 2012

10 Jari Bertujuan

Ada 10 jari di tanganku
Dan semua punya tujuan,

Telunjuk kiriku ditujukan buat kamu,
Si orang pesimis

Jari tengah kiriku ditujukan buat kamu,
Si penikam dari belakang

Kelingking kiriku ditujukan buat kamu,
Si bermuka dua

Jempol kiriku ditujukan buat kamu,
Si pengambil rejeki orang

Jari manis kiriku ditujukan buat kamu,
Si masa lalu yang kesiangan

Tapi Tuhan itu adil,
DiciptakanNya tangan kanan agar seimbang,
Maka...

Telunjuk kananku ditujukan buat kamu,
Si yang bisa diandalkan

Jari tengah kananku ditujukan buat kamu,
Si pencetus ide-ide brilian

Kelingking kananku ditujukan buat kamu,
Si sahabat setia

Jempol kananku ditujukan buat kamu,
Si pemimpin yang bijaksana

Jari manis kananku ditujukan buat kamu,
Si penentu arahku, kini dan seterusnya

Selasa, 17 Juli 2012

Kamu itu apa?

Kamu itu apa?
Mengambil setengah hariku tanpa belas kasihan
Dan separuh nasiku dari porsi biasa

Kamu itu apa?
Membawa seperempat berat badanku
Walau, yang ini tak apa aku rela

Kamu itu apa?
Mengacak-acak tumpukan kertas di mejaku
Dan membuat semua pekerjaan sia sia

Kamu itu apa?
Membuatku setengah gila atau setengah sadar
Membawa pikiranku setengah ada, setengah kemana

Jadi, kamu itu apa sih?




Senin, 16 Juli 2012

Imajinasi Semu

Kamu tak nyata
Kamu seperti gas yang tak bisa kugenggam
Atau seperti air yang perlahan keluar dari sela jemari
Wujudmu tak jelas, tak berwarna namun berbau

Kadang kamu hadir selintas di pikiran
Mengacak-acak tatanan yang sudah rapih
Atau justru merapihkan sudut yang berantakan
Kamu masuk dan keluar tanpa tanda pengenal

Ingin aku hadang kamu sesaat
Agar tentukan identitas kamu yang sebenarnya
Paspor hijau atau biru, atau imigran gelap
Setidaknya, kamu bukan sekedar imajinasiku yang semu